PERKULIAHAN ASYNCHRONOUS DAN SYNCHRONOUS MERUPAKAN SOLUSI INOVATIF UNTUK MENJAGA KONTINUITAS PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL

Oleh: Indar Sabri
Pandemi Covid-19 memaksa
peserta didik belajar dari rumah, sehingga pembelajaran daring menjadi solusi
utama. Pembelajaran daring atau e-learning adalah sistem pembelajaran formal
yang dirancang untuk dilakukan dari jarak jauh menggunakan teknologi komunikasi
(Rouse, 2005).
Setelah Pandemi Berakhir muncullah
konsep pembelajaran hibrid yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan
daring, dirancang untuk memaksimalkan kelebihan kedua metode tersebut. Dalam
era perkembangan teknologi yang pesat, pembelajaran hibrid menjadi solusi
relevan untuk meningkatkan kualitas Pendidikan.
Hingga saat ini, Melalui platform Sidia (https://sindig.unesa.ac.id/),
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melaksanakan perkuliahan asynchronous dan
synchronous. Tujuannya adalah untuk memastikan semua mahasiswa mendapatkan
akses pendidikan yang berkualitas. E-learning merupakan solusi inovatif yang
memanfaatkan teknologi untuk menjaga kontinuitas pembelajaran dan menjangkau
lebih banyak mahasiswa di berbagai Lokasi.
Perkuliahan asynchronous
dan synchronous memiliki banyak manfaat, seperti efisiensi waktu, peningkatan
kualitas pembelajaran, dan pemerataan akses pendidikan. Namun, e-learning juga
memiliki beberapa tantangan, seperti keterbatasan akses internet, minimnya
interaksi sosial, dan membutuhkan kemandirian mahasiswa yang tinggi.