KISAH SANG JUARA TANGKAI LOMBA BACA PUISI PUTRI PADA SELEKSI PEKAN SENI MAHASISWA NASIONAL TINGKAT DAERAH 2024

Penulis Indar Sabri – 04 Agustus
2024
Surabaya, s1psendratasik –
Mahasiswi yang memiliki nama lengkap Fedina
Emi Ayu Lestari ini tercatat sebagai mahasiswa Prorodi Pendidikan
Sendratasik Fakultas Bahasa dan Snei Universitas Negeri Surabaya sejak dua
tahun silam tepatnya pada tahun 2022 dengan Nomor Induk Mahasiswa 22020134023.
Emi, demikian panggilan
akrab mahasiswi yang bersal dari malang ini ketika bersama teman-temannya saat
perkuliahan berlangsung. Emi berhasil dihubungi melalui alat telekomunikasi dan
mau berbagicerita perihal perjalanannya mengikuti perlombaan tangkai lomba baca
puisi mulai dari seleksi kamus hingga seleksi daerah dalam ajang Pekan seni
Mahsiswa Nasional 2024 yang akan di gelar di DKI Jakarta Septembar yang akan
datang. Berikut cerita dari Emi:
Pada awalnya saya tidak
ingin mengikuti lomba apapun karena di semester 4 kemarin banyak sekali tugas
mata kuliah yang cukup berat menurut saya. Tapi karena dukungan dari
teman-teman saya akhirnya saya mengikuti seleksi lomba baca puisi tingkat
fakultas yang dilaksanakan daring. Dan Alhamdulillah saya lolos di tingkat
fakultas lalu melanjutkan ke tingkat Universitas. Di tingkat Universitas ini
saya berhadapan dengan 4 atau 5 peserta lain yang menurut saya sangat berat dan
apalagi saya tidak ada persiapan apapun. Tetapi bermodalkan kepercayaan diri
saya, Alhamdulillah juga saya bisa lolos di tingkat Universitas ini yang
akhirnya saya mewakili universitas negeri surabaya ke Pekan Seni Mahasiswa
Daerah.
Persiapan untuk ke
jenjang PEKSIMIDA ini terbilang banyak sekali rintangan. Apalagi pada saat itu
saya harus mencari uang untuk tambahan membayar wajib UKT saya yang mana
membuat proses latihan saya menjadi terpotong. Kurang lebih saya latihan selama
1 minggu di bina oleh bapak Muhammad Erwan Saing, M.A. selaku dosen prodi
Sastra Indonesia yang senantiasa membina saya dan baru saja saya kenal sekitar
bulan Juni. Tapi yang saya syukuri adalah meskipun baru saja berkenalan, beliau
sangat memahami saya dengan segala kondisi kesehatan dan mental saya yang
sempat goyah di pertengahan. Dan saya juga dipertemukan dengan praktisi yang
melatih saya selama 2 hari di Gedung Pertunjukan Cak Durasim yaitu Mas Yusril
alumni prodi Pendidikan Bahasa Indonesia UNESA selaku praktisi puisi yang
pernah menjuarai lomba puisi juga.
Di hari keberangkatan
saya, tidak lupa untuk meminta restu dan doa orang tua, guru dan juga dosen-dosen
saya. Karena tanpa dukungan semangat beliau semua, saya tidak akan sampai pada
sekarang. Tanggal 26 Juli 2024 saya sampai di Universitas Ronggolawe yang
bertempat di Tuban, Jawa Timur.
Pelaksanaan lomba di
tanggal 27 Juli 2024. Lomba ini diikuti oleh 30 peserta baca puisi putri. Saya
mendapatkan nomor urut 27 yang mana itu terakhir. Sempat saya melihat peserta
lain yang tidak kalah bagus dan lagi lagi saya tidak percaya dengan diri saya.
Tapi di pagi itu
bapak-bapak dosen, ibu ibu dosen menyemangati saya dan sempat pagi sebelum saya
tampil saya menangis karena kalimat kalimat beliau ini. Satu kalimat yang
membuat saya menghela nafas dan berhenti menangis adalah chat dari bapak Dr.
Arif Hidajad S.Sn, M.Pd yang bertuliskan “Tenang.... Tampil.... Dan hanyutkan
mereka!”. Saat saya tampil saya lafalkan sholawat 3x sebelum membacakan
judul, dan disaat saya membacakan judul ekspresi dari para hadirin saat itu
sangat sangat membuat saya takjub. Ekspresi kaget dan takjub tampak dari wajah
mereka. Dari situ saya lebih percaya lagi atas kuasa semesta dan doa baik para
orang orang yang sayang kepada saya. Dan Alhamdulillah saya bisa mendapat
medali emas dan mewakili Jawa Timur ke ajang lomba Nasional.
Demikian sekelumit kisah
saya, sebagai penyemangat kepada teman-teman mahasiswa prodi pendidikan
sendratasik FBS UNESA untuk terus berkarya dan berani meraih “Mimpi” yang terkadang kita sendiri
merasa tidak mampu menggapainya.