Bulan Bahasa dan Seni FBS UNESA 2024: Menjaga Eksistensi Bahasa dan Seni di Era Modern

Surabaya – Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Bersama BEMF dan semua HMP prodi kembali menyelenggarakan Festival Bulan Bahasa dan Seni pada Oktober 2024, sebuah acara tahunan yang ditujukan untuk merayakan kekayaan bahasa dan seni di Indonesia. Dengan rangkaian acara yang berlangsung selama beberapa hari, kegiatan ini tidak hanya menonjolkan kemampuan mahasiswa dalam bahasa, sastra, dan seni, tetapi juga mempertegas eksistensi bahasa dan seni di tengah perkembangan industri kreatif.

Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Bersama BEMF dan semua HMP prodi kembali menggelar acara Bulan Bahasa dan Seni tahun 2024.
Bulan Bahasa kali ini terasa lebih istimewa karena disertai dengan acara Tasyakuran dan Khatmul Quran yang dilaksanakan pada hari pertama festival, sebagai wujud rasa syukur atas terselesaikannya renovasi Gedung Graha Sawunggaling. Renovasi gedung ini telah lama dinanti-nantikan oleh seluruh warga FBS, karena Graha Sawunggaling merupakan pusat aktivitas seni dan budaya di kampus. Gedung ini kini siap kembali menjadi tuan rumah berbagai kegiatan seni, termasuk pertunjukan teater, musik, dan tari yang merupakan bagian integral dari agenda Bulan Bahasa.

Esok Selasa, 8 Oktober 2024, kegiatan
dimulai dengan parade mahasiswa FBS UNESA yang berangkat dari Gedung T14 menuju
Gedung Pertunjukan Sawunggaling. Acara utama pada hari kedua adalah pemutaran
film Ekranisasi Sastra Indonesia yang disusul dengan berbagai penampilan
seni dari berbagai jurusan, seperti ansambel, keroncong, campursari, dan tari
mandarin. Malam ditutup dengan penampilan band dan pengumuman pemenang berbagai
kategori, seperti Best Costume dan Best Yel-Yel,
Berikutnya ada banyak kegiatan dalam rangkaian
Bulan Bahasa salah satu nya yang dinanti nanti yakni FTPMN 2024 yang akan
dilaksanakan 14-19 Pktober 2024 nanti.
Festival Bulan Bahasa dan Seni FBS UNESA 2024: Mengapresiasi Bahasa dan Seni serta Merayakan Renovasi Graha Sawunggaling

Syafi'ul Anam, Ph.D., Dekan Fakultas Bahasa dan
Seni, menyatakan
bahwa dengan selesainya renovasi Graha Sawunggaling, mahasiswa kini memiliki
fasilitas yang lebih memadai untuk mengekspresikan kreativitas mereka.
"Ini adalah momentum penting bagi kita semua. Gedung ini bukan hanya
tempat fisik, tetapi juga simbol dedikasi kita terhadap seni dan budaya,"
ungkapnya. Ia berharap dengan perbaikan ini, FBS UNESA dapat terus melahirkan
seniman-seniman muda yang berbakat.
Sementara itu, Syafi'ul Anam, Ph.D., Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, menambahkan bahwa melalui festival ini, FBS UNESA berkomitmen untuk terus memajukan seni dan bahasa sebagai bagian penting dari identitas budaya. "Acara ini mencerminkan bagaimana bahasa dan seni tetap relevan di era globalisasi, dan kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian budaya Indonesia," jelasnya.
Dr. Arif Hidajad, S.Sn., M.Pd., Kepala Laboratorium
Seni UNESA,
menyampaikan bahwa acara Bulan Bahasa dan Seni ini bukan sekadar perayaan,
melainkan juga merupakan wadah untuk mengembangkan bakat dan kreativitas
mahasiswa. "Kami ingin agar mahasiswa dapat memahami dan mengapresiasi
pentingnya seni dan bahasa dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks
perkembangan industri kreatif," ujarnya.
Dr. Arif Hidajad, S.Sn., M.Pd., Kepala Laboratorium Seni menambahkan bahwa rangkaian acara Bulan Bahasa, termasuk Festival Teater Pelajar dan Mahasiswa Nasional, adalah salah satu upaya FBS UNESA untuk terus mendukung kelestarian seni dan bahasa Indonesia. "Kami bangga bisa merayakan selesainya renovasi ini dengan acara besar seperti Bulan Bahasa. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga seni dan bahasa sebagai bagian dari identitas budaya bangsa," jelasnya.
Festival Teater sebagai Ajang
Pengembangan Seni
Festival Bulan Bahasa dan Seni FBS UNESA 2024 ini
tidak hanya merayakan kekayaan bahasa dan seni Indonesia, tetapi juga
memperkuat peran fakultas sebagai pusat pengembangan kreatifitas mahasiswa di
bidang bahasa, seni, dan budaya. Kegiatan ini diharapkan dapat terus
menginspirasi generasi muda untuk menjaga serta mengembangkan warisan budaya
bangsa di tengah tantangan modernisasi.
Festival Teater Pelajar dan Mahasiswa Nasional yang
menjadi bagian dari acara ini diikuti oleh banyak kelompok teater dari berbagai
daerah. Mereka menampilkan karya-karya yang mengangkat tema-tema sosial,
budaya, hingga isu-isu kekinian yang relevan bagi generasi muda. Kompetisi ini
diharapkan dapat menjadi ajang bagi para pelajar dan mahasiswa untuk
mengembangkan bakat mereka, memperluas wawasan tentang teater, serta
berkontribusi dalam mempertahankan seni tradisional dalam bentuk yang relevan
bagi masyarakat modern.
Dengan terselenggaranya acara Bulan Bahasa dan
Seni serta Festival Teater Pelajar dan Mahasiswa Nasional, FBS UNESA
terus menunjukkan perannya sebagai pusat pengembangan bahasa dan seni yang
kreatif, relevan, dan berkelanjutan. Peresmian kembali Graha Sawunggaling
setelah renovasi besar juga menandai dimulainya babak baru dalam dunia seni di
kampus, memberikan ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk berekspresi dan
berinovasi.
Reporter: ipoenkbadhoet
@ipoenkbadhoet