Mahasiswa Prodi Pendidikan Sendratasik FBS Unesa Jalani Program KKN-T Di Desa Sajen, Kolaborasi Seni Dan Wisata Untuk Kemandirian Desa
Mojokerto – Program Studi S1 Pendidikan
Sendratasik Universitas Negeri Surabaya (UNESA) resmi melaksanakan Kuliah Kerja
Nyata Tematik (KKN-T) di Desa Sajen, Dusun Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten
Mojokerto. Kegiatan yang berlangsung sejak September hingga Desember 2025 ini
mengusung tema “Menggali Potensi Lokal: Inovasi Pendidikan, Kebudayaan, dan
Pariwisata untuk Kemandirian Desa”.
Pembukaan
KKN-T yang digelar di Balai Desa Sajen turut dihadiri dosen pembimbing lapangan
Senyum Sadhana, S.Sn., M.Pd. Beliau mendampingi mahasiswa secara
langsung serta memberikan semangat agar setiap program dapat bermanfaat bagi
masyarakat.
Selain
itu, Dr. Welly Suryandoko, M.Pd. juga menyampaikan pesan penting kepada
mahasiswa agar menjadikan KKN-T sebagai sarana belajar bersama masyarakat
sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kampus untuk kepentingan
publik.
Program KKN-T ini melibatkan mahasiswa Sendratasik UNESA, pemerintah desa, guru dan siswa SDN Sajen 1 dan 2, serta masyarakat lokal, termasuk pengelola destinasi wisata. Fokus utama kegiatan adalah dua hal: pertama, Pelatihan seni pertunjukan berupa tari, pantomime, dan musik di sekolah dasar. Program ini diharapkan menumbuhkan kreativitas, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperkuat kecintaan siswa pada seni sejak dini. kedua, Promosi potensi wisata desa, meliputi destinasi Lembah Njeruk, Sajen Stall View, Gubuk Marawati, Kali Sengon, dan Sajen Nya Waaah, melalui dokumentasi visual, konten kreatif, serta media sosial untuk menarik lebih banyak wisatawan.
Selama
kegiatan, mahasiswa menerapkan pendekatan partisipatif mulai dari observasi
potensi desa, diskusi dengan perangkat desa dan sekolah, hingga pelaksanaan
program seni dan promosi wisata bersama masyarakat.
Melalui
KKN-T ini, UNESA menegaskan komitmennya dalam pengabdian masyarakat berbasis
seni dan budaya. Harapannya, Desa Sajen dapat berkembang menjadi desa mandiri
yang memanfaatkan potensi lokalnya untuk memperkuat pendidikan, kebudayaan, dan
pariwisata, serta memberi dampak ekonomi positif bagi warganya.